Selasa, 07 Mei 2013


Berikut adalah Tips Menyajikan Presentasi Karya Tulis Ilmiah di sekolah maupun Pada Forum Lomba Karya Tulis


Oleh I Nengah Surata
Kegiataan lomba karya tulis biasanya diakhiri dengan presentasi karya dalam waktu singkat di depan dewan juri. Hal ini merupakan suatu bentuk tanggung jawab penyusun/peneliti kepada juri bahwa yang ditulis itu merupakan murni kaya penulis sendiri, bukan jiplakan Supaya hasil presentasi efektif, efisien dan menarik sehingga memperoleh hasil maksimal tentu diperlukan persiapan yang khusus.

Dalam tulisan ini dicoba menyajikan berbagai tips melakukan presentasi yang baik dari berbagai sumber. Namun keberhasilan sebuah presentasi juga akan sangat dipengaruhi oleh kemampuan dan bakat pribadi penyaji. Menurut E. Harso Kardhinata (2011) ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan untuk menghasilkan presentasi yang baik yaitu

  1.  Persiapan yang matang


Persiapan merupakan 90% bagian dari presentasi, dan sisanya sebesar 10% adalah penyajian dan diskusi. Meskipun penyaji menguasai subyek dan mampu berbicara penuh wibawa, persiapan yang cermat tetap diperlukan, paling tidak untuk dua alasan penting:

Menemukan informasi lebih lanjut tentang subyek untuk disarikan bagi hadirin. Pilihlah informasi yang menonjol. Jika tidak memiliki cukup informasi, sebaiknya tidak memberikan presentasi;


Memasarkan gagasan kepada hadirin serta memperoleh dan mempertahankan perhatian hadirin.


Langkah-langkah persiapan itu adalah: 
(1) analisis sasaran, 
(2) survei lokasi, 
(3) kerangka & struktur, 
(4) penelitian & penerapan, 
(5) penulisan, 
(6) visualisasi & media, 
(7) latihan, dan 
(8) penyampaian/penyajian. Namun, kedelapan tahap tersebut tidak berarti jika pembicara tidak menguasai subyek dan pengetahuan penunjang lainnya.

            2.Persiapan Bahan Presentasi

Bahan presentasi dapat dikemas lebih menarik dan tidak membosankan menggunakan media powerpoint atau menggunakan bahan presentasi yang lebih interaktif seperti multimedia builder dengan flash.

Tujuan penyajian bahan presentasi adalah semata-mata sebagai guiden (panduan) agar materi presentasi tidak keluar dari bahan yang telah ditetapkan. Seorang penyaji yang pandai berbicara seringkali lupa dan keluar dari materi yang seharusnya dipresentasikan dan tidak sesuai dengan alur presentasi yang disiapkan. Oleh karena itu bahan yang akan disampaikan dalam media presentasi hanya pokok-pokok pikiran (biasanya berupa pointer-pointer bahasan).

            3. Pelaksanaan Presentasi

Pada pelaksanaan persentasi yang perlu diperhatikan antara lain penampilan penyaji. Penampilan penyaji mencerminkan keberhasilan presentasi. Gunakan pakaian dan asesoris diri sesuai dengan tema presentasi. Gunakan pakaian terbaik yang dimiliki dan pastikan pakaian penyaji sesuai kombinasinya antara bawahan dan atasan. Hal yang tak kalah penting dari penampilan adalah tampilan rapi pada rambut.


             4. Hal-hal Yang perlu diperhatikan dalam Presentasi. 
Kuasai Lingkungan. Penguasaan lingkungan diperlukan untuk menghindari tambahan tekanan mental ketika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Trik yang dapat dilakukan adalah: datang lebih awal sebelum presentasi dimulai, sehingga ada cukup waktu untuk: mempersiapkan sarana presentasi (mencoba sound, LCD, Laptop, pointer, atau bahkan sampai merancanakan akan berdiri di mana ketika presentasi). Atur skenario dengan moderator (jika moderatornya teman ) agar tidak kaget jika terjadi perubahan skenario secara mendadak oleh moderator (termasuk alokasi waktu yang disediakan moderator untuk penyaji)

Perhatikan audience. Tatap audience secara merata dan bergantian, sehingga mengesankan bahwa anda sangat memperhatikan mereka. Jangan palingkan pandangan pada langit-langit atau lantai sehingga mengesankan anda tidak percaya diri.

Bicara lugas. Gunakan bahasa yang sederhana dan jelas, yang mengesankan anda tidak sombong (jangan memakai bahasa luar angkasa walaupun sebagian audience mengerti maksudnya)

Jelaskan media. Media presentasi hanya sebagai guiden (tuntunan) untuk menjaga alur presentasi. Hindari membaca media presentasi kata-perkata (apalagi titik koma di baca sekalian), Pahami penjelasan tiap pointer pada powerpoint untuk mengesankan bahwa anda benar-benar menguasai yang anda tulis pada slide presentasi.



                   5. Penggunaan Power Point

Pada penggunaan media Powerpoint, usahakan jangan terlalu banyak menggunakan animasi dan sound yang tidak perlu, karena audience akan menganggap anda pamer media presentasi. Gunakan animasi dan sound seperlunya hanya diperlukan (misalnya jika menjelasakan proses perubahan grafik, gunakan animasi gerak yang menunjukkan proses.

Gunakan theme yang simple (kalau bisa bermakna sesuai dengan tema presentasi). Penggunaan warna theme yang mencolok tidak dianjurkan (walaupun anda ingin menampilkan kesan ceria). Gunakan juga gradasi warna yang kontras antara background dengan tulisan, sehingga audience dapat dengan mudah menangkap (membaca) presentasi anda. Usahakan menggunakan font tidak lebih kecil dari 24 (tergantung juga pada jenis font-nya).

Gunakan animation effect seperlunya saja pada tampilan presentasi. Jangan menggunakan animation effect pada seluruh tampilan, karena hal tersebut seolah-olah anda menuntun (bahkan lebih ekstremnya “memaksa”) audience untuk membaca sebaris demi baris kata-kata pada presentasi anda. Kadang-kadang audience menginginkan melihat keseluruhan slide secara utuh secara langsung daripada penampilan baris-perbaris.

Uji penampilan presentasi anda kepada teman atau saudara anda dari segi penampilan dan konsistensi penulisan. Kalau perlu ada uji tampilan pada slide projector (LCD) untuk meyakinkan bahwa tampilan animasi, sound, theme dan warna dapat ditangkap dengan jelas dan sesuai dengan tema presentasi.


                        6. Menghindari Stress

Sangat manusiawi bila seseorang mengalami stress pada saat akan melakukan presentasi. Jangan biarkan stress terus menyertai dari awal hingga akhir presentasi. Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi stress adalah :

Persiapan yang baik. 
Persiapan yang baik akan menumbuhkan rasa percaya diri

Warming Up. 
Warming up perlu dilakukan untuk menghindari stress akibat tekanan yang terjadi ketika tampil di depan publik. Trik berikut dapat digumakan:

  1. Duduk santai dengan menyandarkan badan pada kursi : Tarik nafas dalam-dalam lewat hidung dan keluarkan lewat mulut. Ulangi beberapa detik sampai anda merasa lega (jangan terlalu lama, karena akan menambah stress bagi anda)
  2. Lemaskan otot-otot leher (biasanya otot leher yang kaku menyebabkan tekanan pada pikiran). Geleng-gelengkan kepala (kalau perlu putar kepala) beberapa kali (ini juga jangan terlalu lama, karena anda akan keringatan)
  3. Sambil duduk, goyangkan badan kekiri dan kekanan (gerak menengok kebelakang disertai badan)  beberapa kali.
  4. Terakhir lemaskan pergelangan kaki dengan menggerakakan pergelangan kaki.
  5. Selanjutnya anda siap berdiri dan menyampaikan materi

Perlu diingat :
  1. Motto 3B yaitu : Berdiri untuk dilihat, Bicara untuk didengar dan Berhenti untuk dikenang
  2. Untuk menjadi seorang penyaji yang baik, harus juga mengingat tujuan presentasi SMART yaitu Specific, Measurable, Achievable, Reachable dan Time Oriented


Di samping hal-hal di atas, Rahmat (2011) juga memberikan beberapa tips praktis yang dapat dijadikan pedoman agar penyaji mendapatkan apresiasi yang baik dari juri dan pemirsa. Tips tersebut antara lain

1. Siapkan bahan presentasi kalau bisa 12 slide, untuk penyajian kira-kira selama 15 menit dengan background power point yang tidak terlalu ramai.

2. Susun marteri secara terstruktur, disarankan tersusun sebagai berikut;

• Slide 1, Judul Karya Tulis ; Tuliskan judul secara lengkap

• Slide 2, Latar Belakang/ Rasional:

o Uraikan definisi topik yang dibahas

o Mengapa hal itu pentingk untuk diteliti?

o Apa manfaat dari hasil penelitian itu untuk perbaikan mutu pembelajaran?

• Slide 3, Uraikan masalah penelitian ( jika ada, satukan dengan pertanyaan penelitian)

• Slide 4, Uraikan tujuan penelitian

• Slide 5, Uraikan variable yang diteliti

• Slide 6, Uraikan hipotesis penelitian (jika ada, tetapi dalam PTK biasanya tidak selalu memerlukan hipotesis, yang diperlukan adalah mengukur ketercapaian tujuan pelajaran)

• Slide 7, uraikan teori utama atau grand theory

• Slide 8, uraikan pendekatan, metode penelitian, dan teknik analisis

• Slide 9, jelaskan informasi yang diperoleh dari penelitian

• Slide 10, jelaskan hasil pembasan dan penafsiran terhadap hasil penelitian

• Slide 11, ungkapkan kesimpulan

• Slide 12, ungkapkan rekomendasi.

3. Ingat, penyajian 12 slide hanya dalam waktu 15 menit, itu berarti rata-rata tiap slide harus selesai dalam satu menit. Oleh karena itu, bicaralah dengan efisien, bicaralah tentang yang ada dislide, penjelasan tambahan bisa disampaikan dalam tanya jawab.

4. Berhentilah bicara pada tiap akhir menjelaskan tiap slide, pandanglah teman-teman, tersenyum, dan lanjutkan pada slide berikutnya.

5. Pastikan bahwa suara terdengar jelas, tidak terlalu cepat, namun pasti bahwa pendengar mengdapat gambaran dengan jelas dari uraian yang disajikan.

6 Pastikan bahwa penyaji tidak sedang mengajar, tetapi sedang mendeskripsikan hasil penelitian. Jauhkan dari sikap sedang mengajar.

7. Jika sesudah presentasi terjadi uji materi, maka berpegang teguhlah pada materi yang disajikan, ingat kebenaran tidak tunggal, ada kebenaran yang Anda temukan, tetapi ada kebenaran lain yang ditemukan orang lain. Berpegang teguhlan pada yang anda teliti, namun rendah hatilah untuk menghargai kebenaran yang lain.

8., Siapkan catatan ringkas untuk persipan uji presentasi.

Demikian beberapa tips untuk yang sedang mempersiapkan diri menyajikan karya tulis pada berbagai lomba, dan harus menyajikan materi dalam waktu yang sangat terbatas.

Semoga bermanfaat dan berhasil. Amin

Contoh Presentasi yang telah kami buat

Silahkan Klik Disini

Contoh Presentasi yang kami temukan di Internet
Klik Disini

0 komentar:

Poskan Komentar

Blogroll

About